Ini 6 Jenis Motif Songket Palembang si Ratunya Kain. Nomor 5 Motif Paling Unik
- Sep 29, 2025
- HF
PALEMBANG– Tak hanya sekadar kain tenun, songket Palembang menyimpan sejarah panjang, makna filosofis, hingga simbol kejayaan. Disebut sebagai Ratunya Kain, songket telah menjadi ikon budaya Palembang yang dikenal luas, bukan hanya di Nusantara tetapi juga hingga ke mancanegara.
Songket erat dikaitkan dengan masa keemasan Kerajaan Sriwijaya. Keindahan dan kilau benang emasnya melambangkan kemakmuran, keberanian, serta kejayaan. Bahkan, penemuan benang emas, batu mirah delima, dan lempeng emas di situs peninggalan Sriwijaya di Muara Enim, menjadi bukti bahwa tradisi menenun kain songket sudah ada sejak abad ke-7 Masehi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun telah menetapkan songket Palembang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada tahun 2013.
Keistimewaannya terletak pada corak, ragam, serta makna yang terkandung di setiap helai tenunan. Tak heran, harganya pun terbilang tinggi karena dibuat dari benang emas maupun perak dengan teknik rumit dan penuh ketelitian.
Secara adat, pemakaian songket antara pria dan wanita memiliki aturan berbeda. Pria mengenakan songket jenis rumpak dengan tumpal di belakang tubuh, panjangnya dari pinggul hingga lutut, sementara wanita wajib memakai dengan tumpal di bagian depan hingga mata kaki. Pada masa lalu, songket hanya boleh dikenakan oleh kalangan raja, sultan, serta kerabat istana.
Konon, kehadiran songket terinspirasi dari percampuran budaya. Pedagang Tiongkok membawa sutra, pedagang India dan Timur Tengah memperkenalkan emas, lalu ditangan penenun Palembang lahirlah kain mewah berlapis emas yang kini menjadi kebanggaan bangsa.
Berbagai jenis dan fungsi yang ada di motif songket Palembang memiliki makna tersendiri.
1. Songket Lepus
Songket Lepus merupakan songket pertama yang ada di Palembang. Lepus memiliki makna menutupi.
Songket Lepus berarti kain yang tertutupi anyaman benang emas. Hampir seluruh kain Songket Lepus tertutupi oleh benang emas. Songket Lepus dibagi menjadi tiga, dasar pembedaan ini bergantung pada motif dan benang yang digunakan: Lepus Berekam, Lepus Berantai, serta Lepus Penuh.
2. Songket Tabur
Songket yang satu ini dikenal dengan motif tabur, yang memiliki ciri bertaburan, menyebar, dan motif kecil-kecil seperti bunga dan bintang. Ada tiga jenis yang tergolong dalam Songket Tabur yaitu: Songket Tawur Lintang, Songket Tawur Perak, dan Songket Tawur Tampak Magis.
3. Songket Bunga
Ada dua jenis songket bunga yaitu Songket Bunga Emas dan Songket Bunga Pacik. Kedua jenis songket ini dibedakan atas penggunaan jenis benang.
Songket Bunga Emas biasanya dipakai oleh penduduk keturunan Tionghoa, sedangkan Songket Bunga Pacik, yang dibuat menggunakan benang kapas putih, banyak digunakan oleh penduduk keturunan Arab.
4. Songket Limar
Songket ini dikenal dengan jenis songket warna-warni; merujuk pada kata limar yang memiliki makna etimologis, warna-warni. Untuk menghasilkan benang yang berwarna-warni, harus dilakukan pencelupan. Motif songket ini juga biasanya digabungkan dengan benang emas.
5. Songket Tretes
Songket ini hanya memiliki motif di bagian ujung kain. Sedangkan pada bagian tengah, dibiarkan kosong tanpa motif. Ada juga kreasi Songket Tretes yang mengisi area kosong ditengah kain dengan sejenis motif tabur.
6. Songket Rumpak
Songket ini merupakan bagian dari pakaian pengantin pria Palembang. Motif Songket Rumpak hampir sama dengan Songket Tretes, akan tetapi kain yang digunakan sudah memilik dasar motif berbentuk kotak-kotak seperti kain sarung.