Laksan Kuah Udang, Kuliner Khas Palembang untuk Berbuka Puasa

  • Feb 24, 2026
  • HF

PALEMBANG - Kota Palembang, Sumatera Selatan, memiliki banyak varian kuliner yang kerap diburu saat bulan Ramadan. Salah satu hidangan khas yang selalu hadir di meja berbuka adalah laksan. 

Laksan terbuat dari bahan dasar pempek berbentuk panjang yang dikenal warga Palembang sebagai “lenjer”. Pempek lenjer tersebut dipotong-potong sesuai ukuran, lalu disajikan dalam mangkuk.

Berbeda dengan pempek yang biasa disantap bersama cuko, laksan dinikmati dengan kuah santan kental berbahan dasar kaldu udang atau ikan. Rasa gurih dari santan berpadu dengan aroma seafood yang kuat menjadikan laksan sebagai menu favorit saat berbuka puasa.

Nur Anita Sari, pemilik gerai Pempek Ce’Anie di Palembang, mengatakan penjualan laksan selalu meningkat selama Ramadan. Bahkan, ia berinovasi menghadirkan laksan dalam bentuk frozen untuk memenuhi permintaan pelanggan di luar daerah.

“Laksan frozen ini bisa tahan 36 jam sehingga bisa dikirimkan ke luar Sumsel,” kata Anita, Senin (23/2/2026).

Dalam membuat laksan, Anita menggunakan ikan giling yang dicampur dengan tepung terigu, gula, garam, dan penyedap rasa.

Adonan tersebut diuleni hingga kalis, kemudian dibentuk memanjang seperti lenjer dan direbus dalam air mendidih sekitar 20 menit. 

Sementara untuk kuahnya, digunakan udang satang sebagai bahan kaldu sekaligus topping. Kuah diracik dari santan kelapa yang dicampur bawang merah, ketumbar, dan cabai untuk menghasilkan cita rasa gurih dan sedikit pedas.

“Setelah semua matang, sebagai topping utama kami siapkan satu ekor udang satang utuh,” ujarnya.

Satu porsi laksan kuah udang di kedai Ce’Anie dibanderol Rp 25.000. Sedangkan versi frozen dijual Rp60.000 per porsi.

Menurut Anita, produk frozen menyasar dua segmen sekaligus, yakni keluarga sibuk di dalam kota yang ingin praktis saat berbuka, serta para perantau yang rindu dengan cita rasa khas Palembang.

“Laksan tak hanya menjadi menu berbuka, tetapi juga bagian dari tradisi kuliner Ramadan masyarakat Palembang,”ungkapnya.