Mahasiswa FKM Unsri Gelar Festival Bebas Asap Rokok, Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Anti Rokok

  • May 08, 2025
  • Febri,ST.,MM

PALEMBANG - Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri), khususnya dari Program Studi Kesehatan Masyarakat peminatan Promosi Kesehatan, akan menggelar Festival Bebas Asap Rokok (Fesbok) pada 18 Mei 2025 di kawasan terbuka Kambang Iwak, Palembang.

Ketua Pelaksana Fesbok, M Jadid, menyampaikan harapan besarnya agar kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Palembang, serta dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok, khususnya di ruang publik.

“Kami memohon dukungan dan support dari Pemerintah Kota Palembang agar kegiatan ini berjalan lancar dan dapat memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi mahasiswa, tapi juga masyarakat umum dan pelajar SMP serta SMA di kota ini,” ujarnya.

Festival yang akan digelar ini mengangkat tema besar tentang bahaya rokok dan pentingnya menjaga ruang publik tetap bersih dari asap rokok. Dalam kegiatan tersebut, akan ada berbagai aktivitas edukatif dan interaktif seperti talkshow bertema kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pameran media edukatif hasil karya mahasiswa FKM Unsri.

Menurut Jadid, melalui Fesbok ini mahasiswa ingin menyuarakan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan lingkungan, terutama di ruang terbuka seperti Kambang Iwak yang dikenal sebagai salah satu lokasi favorit warga Palembang untuk berlibur bersama keluarga.

Lebih dari sekadar peringatan simbolis, Fesbok diharapkan bisa melahirkan duta-duta muda anti rokok dari kalangan pelajar SMP dan SMA yang turut hadir dan mengikuti rangkaian acara. Mahasiswa FKM Unsri berharap kegiatan ini dapat menjadi gerakan kolektif dari generasi muda untuk menyuarakan bahaya rokok dan menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami ingin para pelajar ini tidak hanya menjadi peserta pasif, tapi bisa menjadi penyambung suara dan agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Jangan sampai mereka tergoda untuk coba-coba merokok, justru harus jadi pelopor untuk tidak merokok,” kata Jadid.

Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Aprizal Hasyim, menyambut baik inisiatif mahasiswa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat relevan dengan semangat Pemerintah Kota dalam mendorong Palembang menjadi kota yang lebih sehat dan ramah keluarga.

“Kami mendukung penuh Festival Bebas Asap Rokok ini. Harapannya, masyarakat Palembang makin sadar dan peduli terhadap kesehatan bersama. Apalagi Kambang Iwak adalah ruang publik yang seharusnya bebas dari asap rokok,” ujarnya.