Pelestarian Budaya Melalui Festival Budaya Palembang

  • Oct 03, 2025
  • Nova Anggraini, S.Kom

PALEMBANG - Dinas kebudayaan Kota Palembang, dalam upaya melakukan pelestarian budaya yang ada pada Masyarakat di kota Palembang, melaksanakan agenda tahunan, kegiatan festival budaya Palembang, berupa beragam lomba yang berkaitan dengan, Pelestarian budaya yang sudah mulai luntur ditengah masyarakat Palembang.

Kegiatan Festival Budaya Palembang, di selenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, tanggal 1/10/2025 dan 2/10/2025 berlokasi digedung kesenian Palembang, dimulai dari pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.

Sekretaris dinas kebudayaan kota Palembang, Septa Marus Eka Putra dalam keterangannya kepada RRI menuturkan, bahwa kegiatan festival ini merupakan event tahunan yang dilakukan oleh dinas kebudayaan Kota Palembang dalam upaya pelestarian budaya kota Palembang.

“Kegiatan ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh dinas kebudayaan kota Palembang, dalam upaya pelestarian budaya, setiap tahun di laksanakan dengan kegiatan dan lomba yang berbeda, kalau tahun lalu ada kegiatan persami sementara di tahun ini, kita mengadakan perlombaan,”ungkap nya.

Lebih lanjut Septa Marus mengatakan, ada dua jenis lomba yang diikuti oleh peserta, pertama lomba syair Sultan Mahmud Badaruddin II dikenal dengan nenggung dan kedua lomba syarofal anam dan rodat.

“Pesertanya di ambil dari delapan belas kecamatan yang ada dikota Palembang, jadi masing masing kecamatan mengutus para pesertanya, lomba yang kita perlombakan merupakan kesenian dan budaya yang ada dikota Palembang, memang budaya kita sendiri, siapa lagi yang akan melestarikan kalau bukan kita sendiri,” katanya.

Dalam upaya pelestarian budaya tersebut, dinas kebudayaan kota Palembang, mengajak dinas pendidikan Kota Palembang untuk bersinergi, mengajak anak anak usia sekolah mulai dari TK,SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi untuk mengenal seni budaya yang ada di Kota Palembang.

Dinas kebudayaan Kota Palembang, melalui sekretaris dinas kebudayaan Kota Palembang Septa Marus berharap, agar pelestarian budaya Kota Palembang tetap terjaga, dari gempuran budaya asing, mengingat kota Palembang sebagai kota tertua di Nusantara, maka kesenian,adat istiadat dan budaya yang ada harus lestari selamanya.

Dinas kebudayaan Kota Palembang, mempercayakan penilaian dari dewan juri kepada dewan kesenian Palembang yang terdiri dari seniman, budayawan, sejarawan yang ada di Kota Palembang.