Perkuat Iman dan Introspeksi Diri, TP PKK Palembang Sambut Ramadhan dengan Salat Tasbih
- Feb 13, 2026
- Nova Anggraini, S.Kom
PALEMBANG — Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, TP PKK Kota Palembang menggelar Salat Sunnah Tasbih bersama di Rumah Dinas Jalan Tasik, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti pengurus PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta undangan lainnya.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Salat Tasbih menjadi sarana penting untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak introspeksi diri menjelang Ramadhan.
“Salat Tasbih ini adalah sarana untuk menambah keimanan kita kepada Allah SWT, memperbanyak dzikir, serta memohon ampunan atas segala dosa. Semoga dengan ibadah ini, hati kita semakin bersih dalam menyambut bulan suci,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, dengan harapan seluruh umat Muslim dapat menjalani ibadah puasa dengan hati yang tulus dan iman yang semakin kuat hingga kembali meraih fitrah.
Pada kesempatan tersebut, Dewi Sastrani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang, jajaran TP PKK, serta Ustadz Dedi Rianto yang telah berkontribusi sehingga kegiatan Salat Tasbih dapat terlaksana dengan lancar.
Menurutnya, Salat Tasbih yang dilaksanakan sepekan menjelang Ramadhan ini menjadi momentum mulia untuk membersihkan diri, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menyeimbangkan peran sebagai hamba Allah, anggota keluarga, dan bagian dari masyarakat.
“Sebagai kader TP PKK, kita tidak hanya bertugas mendukung pembangunan dan pemberdayaan keluarga, tetapi juga membangun nilai-nilai spiritual, akhlak mulia, dan keteladanan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Ustadz Dedi Rianto yang bertindak sebagai imam Salat Tasbih menjelaskan bahwa amalan ini memiliki keutamaan besar sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib RA, sebagai sarana pengampunan dosa.
“Salat Tasbih ini diajarkan agar dosa-dosa kita diampuni Allah SWT. Kuncinya adalah keikhlasan. Luruskan niat semata-mata karena Allah, bukan karena hal lain,” pesannya.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk memperbanyak shalawat, terlebih karena kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat terakhir di bulan Sya’ban, sebagai bekal menyambut Ramadhan dengan penuh rasa syukur.
Salat Tasbih dilaksanakan empat rakaat satu salam pada siang hari, dan dapat dikerjakan dua rakaat dua salam jika dilakukan pada malam hari. Kegiatan ini diharapkan membawa ketenangan hati, kekuatan iman, serta keberkahan bagi seluruh peserta dan masyarakat Kota Palembang.