Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Anggar 2026, Ajang Sport Tourism Kenalkan Destinasi Wisata Palembang

  • Jun 03, 2026
  • Nova Anggraini, S.Kom

PALEMBANG – Kota Palembang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Sebanyak sekitar 400 atlet dari 23 provinsi dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2026 yang akan berlangsung pada 18-21 Juni mendatang.

 

Dukungan penuh terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, saat menerima audiensi panitia pelaksana Kejurnas Anggar, Rabu (3/6/2026).

 

Prima Salam berharap pelaksanaan Kejurnas Anggar 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi Kota Palembang.

 

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan selalu mendapat lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Prima Salam.

 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejurnas Anggar 2026, M. Ali Ruben, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Wakil Wali Kota Palembang memberikan sejumlah arahan, termasuk terkait perubahan nama kejuaraan yang sebelumnya dikenal dengan RDPS Cup menjadi Kejurnas Anggar Palembang 2026.

 

“Kami tadi melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Palembang dalam rangka persiapan Kejurnas Anggar 2026. Beliau mengarahkan agar nama kejuaraan menggunakan nama Palembang sebagai tuan rumah. Selain itu, beliau juga memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Palembang,” kata Ali Ruben.

 

Menurutnya, persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia tinggal menyelesaikan sejumlah administrasi serta persiapan teknis menjelang pembukaan dan penyambutan para atlet.

 

“Secara keseluruhan persiapan sudah mencapai 80 persen, tinggal 20 persen lagi untuk penyelesaian administrasi, teknis pembukaan, serta penyambutan para peserta,” jelasnya.

 

Hingga saat ini, sebanyak 23 provinsi telah mengonfirmasi keikutsertaan. Total peserta diperkirakan mencapai 400 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontingen yang datang dari Sulawesi Tenggara sebagai salah satu peserta dengan jarak terjauh. Sementara provinsi-provinsi seperti Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur juga dipastikan mengirimkan atlet terbaiknya.

 

Ali Ruben menambahkan, atlet yang mewakili Sumatera Selatan sebagian besar berasal dari Kota Palembang.

 

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Kejurnas Anggar 2026 juga diharapkan menjadi sarana promosi pariwisata Kota Palembang. Para peserta dan pendamping akan diperkenalkan dengan berbagai destinasi wisata dan kekayaan budaya yang dimiliki Bumi Sriwijaya.

 

“Ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga bagian dari sport tourism. Kami ingin para atlet dan ofisial yang datang mengenal budaya dan destinasi wisata Kota Palembang, seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, dan berbagai objek wisata lainnya. Mudah-mudahan kegiatan ini juga dapat mendongkrak perekonomian dan meningkatkan pemasukan Kota Palembang,” pungkasnya.

 

Di tempat yang sama Sofia Salsabila Nayla Putri, aalah satu atlet anggar Palembang, Sofia Salsabila, mengaku terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2026.

 

Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya semester IV tersebut mengatakan, selama ini latihan rutin dilakukan setiap Senin hingga Jumat. Namun, menjelang pelaksanaan Kejurnas, porsi latihan ditambah untuk mematangkan persiapan.

 

“Latihan biasanya dilakukan dari Senin sampai Jumat. Karena ada kejuaraan ini, intensitas latihan kami ditambah agar lebih siap menghadapi pertandingan,” ujar Sofia.

 

Menurutnya, persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan fisik, tetapi juga penguasaan teknik bertanding. Ditambah lagi, para atlet mendapat bimbingan dari pelatih yang berpengalaman dan profesional.

 

“Selain latihan fisik, kami juga memperdalam teknik bertanding. Alhamdulillah, kami didampingi pelatih yang profesional sehingga persiapan bisa lebih maksimal,” katanya.

 

Sofia mengaku semakin termotivasi untuk tampil maksimal pada Kejurnas tahun ini. Pada kejuaraan nasional sebelumnya yang berlangsung di Aceh, ia berhasil meraih medali perunggu atau juara III.

 

Prestasi tersebut menjadi modal berharga sekaligus penyemangat bagi dirinya untuk meraih hasil yang lebih tinggi, terlebih Palembang kali ini berstatus sebagai tuan rumah.

 

“Pada Kejurnas terakhir di Aceh saya meraih juara III. Tahun ini tentu saya lebih semangat karena Palembang menjadi tuan rumah. Target saya bisa meraih juara I,” ungkapnya optimistis.