Transfer Keuangan Daerah 2026 Turun, BPKAD Palembang Fokus Efisiensi dan Optimalisasi PAD
- Jan 07, 2026
- HF
PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang bersiap menghadapi penurunan transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Kepala BPKAD Palembang, Ahmad Nashir, S.E., Ak., mengatakan, kondisi ini menjadi tantangan bagi Pemkot untuk menjaga stabilitas fiskal dan pelayanan publik.
“Transfer keuangan daerah tahun depan mengalami koreksi dibanding 2025. Karena itu, kami fokus pada efisiensi dan optimalisasi PAD,” ujarnya, Selasa (07/10/2025).
Saat ini, sekitar 40 persen APBD Palembang bersumber dari PAD, sedangkan 60 persen lainnya masih bergantung pada dana transfer pusat dan provinsi. Nashir menegaskan, upaya optimalisasi pajak daerah akan dilakukan tanpa membebani masyarakat.
“Kita fokus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mencegah kebocoran penerimaan,” katanya.
Selain itu, Pemkot juga akan mengefisiensikan belanja operasional seperti perjalanan dinas dan konsumsi rapat, agar lebih banyak anggaran dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan publik, tapi memastikan anggaran digunakan tepat sasaran,” tutup