Wali Kota Palembang Lantik Ketua TP PKK Palembang Priode 2025-2030
- Apr 22, 2025
- Atunnisi, S.Sos
PALEMBANG - Moment hari kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April dimanfaatkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik Dewi Sastrani Ratu Dewa sebagai ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) periode 2025-2030.
Acara tersebut secara langsung dihadiri oleh, Wali kota Palembang, Ratu Dewa dan Wakil Walikota Palembang Prima Salam beserta istri, Dewi Sastrani Ratu Dewa dan Putri Azizah Prima Salam.
Dalam rangkuman acara tersebut, hari nasional kartini menjadi sebuah contoh kaum ibu-ibu guna membantu suaminya bekerja untuk masyarakat kota Palembang. Dari hal inilah, bisa diterapkan kinerja TP PKK kota berperan penting guna bersinerji bersama Pemkot Palembang.
Dibenarkan Ratu Dewa, bahwa peran PKK dalam membangun bangsa dan negara tidak dapat dipungkiri lagi. PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pemberdayaan keluarga, telah banyak berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Pada 1 mei 2025, istri saya akan lebih fokus melayani masyarakat dalam mengemban pelayanan di kegiatan TP PKK dengan mengajukan pensiun dini," katanya usai melantik ketua TP PKK dan Wakil TP PKK beserta struktur organisasi senin (21/4) di Parameswara.
Ia menambahkan bahwa istri saya mengambil sikap mundur sebagai ASN / pensiun dini untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Palembang dan juga sebagai Ketua PMI Kota Palembang dan saya pribadi mendukung penuh dengan sikap beliau karena apa yang diambil merupakan amanah kemanusiaan sebuah tugas mulia yang harus dijalankan sebaik-baiknya.
"Saya yakin, dengan kebersamaan dan tekad yang kuat, kita dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera, serta menjadikan PKK sebagai organisasi yang semakin Berdaya dan Sejahtera," tambahnya.
lanjutnya banyak sekali tantangan kedepan, tatangan tersebut antara lain kemiskinan, stunting, dan narkoba. Bedasarkan data jumlah balita stunting di Kota Palembang terhitung mulai Januari 2025 - sampai Maret 2025 alhamdulillah terus mengalami penurunan dari 199 balita menjadi 184 balita, ini menunjukan keseriusan anggota TP PPK. Oleh karena itu, kita harus terus bersinergi dan bekerjasama untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.