Waspada Aktivitas di Luar Ruangan, Sumsel Berpotensi Cuaca Ekstrem

  • Dec 16, 2025
  • Arif, S.Sos

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah di Sumatra Selatan (Sumsel). Saat ini Sumsel sudah memasuki musim penghujan dengan potensi puncak musim hujan terjadi pada Desember 2025 dan januari 2026.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan kilat serta angin kencang diperkirakan dapat terjadi di 11 wilayah. Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel.

BMKG mencatat adanya peningkatan intensitas hujan dengan peluang terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang dalam durasi singkat. Cuaca ekstrem dapat terjadi sejak sore hingga malam hari.

Cuaca di Sumsel umumnya cerah berawan sejak pagi hari, dengan potensi cuaca ekstrem di Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas Utara, OKU, OKU Selatan dan Penukal Abab Lematang Ilir pada sore hari. Sementara pada malam hari hujan dapat meluas ke Banyuasin, Empat Lawang, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir.

Secara umum, pagi hari di hampir seluruh wilayah Sumatra Selatan akan diawali dengan kondisi yang cukup bersahabat, yaitu Cerah Berawan hingga Berawan. Hanya beberapa daerah seperti Lahat dan Muara Enim berpotensi diselimuti Udara Kabut tipis saat matahari terbit.

Perubahan signifikan diperkirakan terjadi memasuki periode sore hari, di mana potensi curah hujan meningkat drastis. Suhu udara di Sumsel diperkirakan bergerak dalam rentang yang cukup luas, berkisar antara 15 hingga 32 derajat Celsius. Suhu terdingin tercatat di Kota Pagar Alam dan Lahat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan petir, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta pengguna transportasi darat dan laut. Kondisi cuaca yang berubah cepat juga perlu diantisipasi oleh para nelayan dan pengguna jasa pelayaran di perairan timur Sumsel.