Peringati HUT ke-1343, Pemkot Palembang Luncurkan Prangko Penanda Kota Palembang
- Jun 16, 2026
- HF
PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang secara resmi menggelar acara Festival Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera dan Berbudaya bertempat di Halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin (15/6/2026). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang yang ke-1343.
Selain festival budaya, momen bersejarah bagi kota tertua di Indonesia ini juga ditandai dengan peluncuran resmi Prangko Penanda Kota Palembang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyampaikan bahwa di usia yang telah menyentuh 1.343 tahun, pembangunan Kota Palembang tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata. Menurutnya, penguatan identitas dan pelestarian budaya lokal harus berjalan beriringan.
"Momentum hari jadi kali ini menjadi pengingat penting bagi kita semua. Membangun kota tidak cukup dengan pembangunan fisik saja, tetapi harus dibarengi dengan penguatan identitas, pelestarian budaya, dan pembangunan karakter masyarakatnya," ujar Aprizal Hasyim.
Aprizal menjelaskan makna mendalam di balik tema yang diusung tahun ini, yakni "Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera dan Berbudaya".
Palembang Berdaya yaitu mendorong penguatan kapasitas masyarakat, kreativitas, daya saing, serta pertumbuhan ekonomi inklusif.
Palembang Sejahtera yaitu menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Palembang Berbudaya dengan komitmen kuat untuk menjaga akar sejarah dan identitas daerah di tengah derasnya arus modernisasi.
Salah satu agenda utama yang menarik perhatian adalah peluncuran Prangko Penanda Kota Palembang. Aprizal Hasyim menegaskan bahwa prangko ini bukan sekadar alat pengiriman surat, melainkan media diplomasi budaya dan simbol identitas penanda sejarah lintas generasi.
"Melalui prangko ini, kita memperkenalkan wajah dan jiwa Kota Palembang kepada masyarakat luas hingga mancanegara," kata Aprizal.
Ia memaparkan terdapat empat ikon bersejarah yang diabadikan dalam prangko tersebut yaitu prasasti Kedukan Bukit, sebagai bukti autentik kejayaan peradaban Kerajaan Sriwijaya, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, yang menyimpan jejak panjang sejarah dan kebesaran budaya Palembang, Gedung Ledeng (Kantor Wali Kota Palembang), sebagai simbol pemerintahan dan perjalanan pembangunan kota, Jembatan Ampera, ikon monumental yang menjadi kebanggaan Kota Palembang di mata dunia.
Tidak hanya peluncuran prangko, perayaan HUT ke-1343 ini juga dimeriahkan dengan Lomba Fashion Wastra Palembang. Pemkot Palembang berharap melalui kegiatan fashion ini, kain tradisional seperti Songket dan tekstil khas Palembang lainnya tidak hanya menjadi kebanggaan warisan budaya semata, tetapi juga bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Sekda Kota Palembang mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta media massa untuk terus memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Palembang menjadi kota yang maju, nyaman, sejahtera, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budayanya.