Rumah Siti Fatimah Kini Jadi Layak Huni
- Jun 04, 2026
- Nova Anggraini, S.Kom
PALEMBANG– Momentum menyambut Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 diwarnai dengan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat bawah.
Melalui Program Palembang Peduli, Pemerintah Kota Palembang bersama BAZNAS Kota Palembang resmi memulai pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Siti Fatimah di Jalan Kemas Rindo, RT 35 RW 06, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.
Agenda simbolis ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani.
Dewi mengatakan, fungsi rumah jauh melampaui sekadar bangunan fisik untuk berlindung dari hujan dan panas.
"Rumah merupakan tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan pertama bagi anak-anak, serta pondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, ketersediaan rumah yang layak huni adalah kebutuhan dasar yang sangat penting," ujar Dewi Sastrani.
Program bedah rumah kali ini terasa spesial karena menjadi unit ke-26 yang berhasil dibangun oleh BAZNAS Kota Palembang sepanjang tahun 2026.
Dewi Sastrani pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS, para muzaki, serta donatur. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa pembangunan sebuah kota tidak melulu soal megahnya infrastruktur fisik, melainkan tentang bagaimana kesejahteraan warganya ikut terangkat.
"Momentum Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota harus beriringan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Mari kita jaga terus semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini sebagai warisan luhur bangsa " tambah Dewi.
Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi mengatakan, bedah rumah kali ini menandai pencapaian 50 persen dari target total 52 rumah yang dibidik untuk direvitalisasi tahun ini.
Ridwan menyatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menuntaskan sisa target yang ada demi membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem dan memperbaiki sanitasi serta taraf hidup warga prasejahtera di Palembang.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki secara produktif. Rumah Ibu Siti Fatimah ini adalah yang ke-26. Dengan sisa waktu yang ada di tahun 2026, kami optimis target 52 unit rumah tidak layak huni dapat rampung dibedah seluruhnya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan," ungkap Ridwan Nawawi.
Sementara itu, rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah Siti Fatimah dan keluarga. Hunian mereka yang sebelumnya memprihatinkan, kini bersiap bertransformasi menjadi rumah yang sehat dan kokoh.
"Terima kasih kami ucapkan ke Pemkot Palembang, BAZNAS Kota Palembang dan PKK Palembang. Alhamdulillah rumah kami sekarang jadi lebih nyaman," tukasnya. (*)