GPR X DKG Hadirkan Digitalisasi Inklusif dan Promo LRT Rp43
- Jun 22, 2026
- HF
PALEMBANG - Bank Indonesia Sumatera Selatan (BI Sumsel) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Palembang untuk mewujudkan transaksi digital yang inklusif. Salah satunya melalui kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 7th (GPR X DKG) yang akan berlangsung mulai 25-28 Juni 2026 di Benteng Kuto Besak.
Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono membahas acara tersebut dalam dalam kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Kamis, 18 Juni 2026. Turut hadir Asisten II Setda Kota Palembang, Kemas Isnaini Madani bersama Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Palembang, M. Irman dan di pandu oleh moderator Diskominfo Kota Palembang, Febriansyah.
Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono menjelaskan, digitalisasi menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. QRIS akan digunakan secara luas sebagai metode transaksi selama acara berlangsung.
"QRIS sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan terus kami perluas penggunaannya," kata Bambang. Ia berharap QRIS tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar menjadi gaya hidup produktif masyarakat Sumsel.
Asisten II Setda Kota Palembang, Kemas Isnaini Madani menyampaikan sejumlah rangkaian kegiatan menarik yang telah disiapkan untuk masyarakat selama empat hari. Di antaranya festival UMKM, kuliner Nusantara, digital expo, QRIS experience, pameran Museum Bank Indonesia, dan berbagai kompetisi menarik.
"Masyarakat juga dapat menikmati promo tiket LRT seharga Rp43 dengan pembayaran QRIS," ujar Isnaini. Ia menjelaskan, angka tersebut diambil dari usia Kota Palembang yang ke-1343 sebagai simbol peringatan hari jadi.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, menyebut GPR X DKG sebagai sarana strategis memperkuat citra Palembang sebagai kota wisata. Ia juga menilai program ini sangat inklusif karena menyentuh masyarakat dari seluruh kalangan.
Irman juga mengungkapkan adanya kompetisi unik bernama Musisi Jalanan di QRISkan. "Orang yang nyawer itu pakai QRIS, dan yang mendapat saweran terbanyak menjadi juara," jelasnya.
Event yang berlangsung di pelataran Benteng Kuto Besak ini juga melibatkan 52 UMKM peserta. Mereka terdiri dari binaan Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, dan pelaku produk unggulan daerah.
Selain itu, para pelaku usaha juga didorong untuk semakin akrab dengan transaksi digital menggunakan QRIS. Masyarakat dapat melihat informasi kegiatan tersebut melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel atau @digitalkitogalo.