Transaksi QRIS Capai Rp14 Triliun, BI Sumsel Fokus Penggunaan Aman dan Inklusif
- Jun 22, 2026
- HF
PALEMBANG - Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan mencatat pertumbuhan transaksi QRIS yang sangat pesat. Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, mengungkapkan data tersebut dalam acara Santai Siang Pro 2 Palembang.
"Volume transaksi QRIS mencapai 145 juta transaksi dengan pertumbuhan luar biasa sebesar 189 persen," ujar Bambang, Jumat, 19 Juni 2026. Dari Januari hingga Mei 2026, nilai transaksi QRIS di Sumsel menembus angka 14 triliun rupiah.
Data April 2026 juga mencatat jumlah pengguna QRIS mencapai 1,57 juta orang. Angka tersebut tumbuh sekitar 12,47 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Jumlah merchant yang menerima QRIS pun ikut bertumbuh secara signifikan," tuturnya. Tercatat sebanyak 1,23 juta merchant dengan pertumbuhan 26,44 persen secara tahunan.
Bambang menegaskan bahwa QRIS kini sudah menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat sehari-hari. Penggunaannya mencakup konsumsi, perdagangan, transportasi, hingga berbagai layanan pembayaran lainnya.
Soal keamanan, Bambang mengakui bahwa risiko kejahatan siber tetap perlu diwaspadai masyarakat. "Kami terus melakukan edukasi dan literasi tentang manfaat sekaligus risiko penggunaan QRIS," tegasnya.
BI Sumsel juga bekerja sama dengan OJK untuk memastikan perlindungan konsumen pengguna QRIS. Selain itu, infrastruktur digital di daerah pinggiran terus diperkuat melalui tim TP2DD di setiap kabupaten dan kota.
"QRIS bisa digunakan siapa saja asalkan punya ponsel dan mengunduh e-wallet atau aplikasi e-banking," jelas Bambang. Ia berharap QRIS tidak hanya digunakan di pusat kota, namun dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Sumatera Selatan.