Sebanyak 125 Lansia Jalani Operasi Katarak Gratis di Gelar Kemensos dan AMCF

  • Jun 22, 2026
  • HF

PALEMBANG - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Budi Perkasa Palembang bersama Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) menggelar operasi katarak gratis sebagai bagian dari rangkaian Bakti Sosial Terintegrasi. Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Sebanyak 125 warga mengikuti proses skrining dan asesmen yang dilaksanakan sebelum tindakan operasi. Dari jumlah tersebut, 96 orang dinyatakan memenuhi syarat dan layak menjalani operasi katarak di RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Kegiatan ini juga didukung dari AMCF yang menyerahkan bantuan senilai Rp120 juta. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan operasi katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang, Gini Toponindro mengatakan bahwa operasi katarak tidak hanya berfokus pada pemulihan penglihatan tetapi juga memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

"Kemampuan melihat kembali memberi kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja, berinteraksi dengan keluarga, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui kolaborasi berbagai pihak," ujarnya, 21 Juni 2026.

Menurutnya, kemampuan melihat kembali dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, para penerima manfaat dapat kembali bekerja, berinteraksi dengan keluarga serta berpartisipasi dalam kehidupan sosial dengan lebih baik.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bakti Sosial Terintegrasi, Deni Hamdani menjelaskan bahwa seluruh penerima manfaat berasal dari kelompok masyarakat rentan yang telah melalui proses verifikasi dan asesmen secara menyeluruh.

"Penerima manfaat operasi katarak gratis ini merupakan warga desil 1 sampai 5 dalam DTSEN yang telah melalui proses asesmen sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa peserta operasi katarak gratis merupakan warga desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Program operasi katarak ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial, AMCF, RSMH Palembang, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dan PERDAMI Sumatera Selatan. Secara keseluruhan, Bakti Sosial Terintegrasi telah menjangkau 507 penerima manfaat dengan total nilai bantuan dan layanan mencapai Rp1,06 miliar yang mencakup layanan kesehatan, pemenuhan hak sipil, pendidikan, rehabilitasi sosial serta pemberdayaan ekonomi.